Doa Untuk "Calon Imamku????"

Rabb ku Sang Maha Cintaku...
Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku...
Seorang pria yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu...
Seorang pria yang akan meletakkanku di hatinya setelah Engkau...
Seorang pria yang berkata dan berhati bijak...bukan sekedar cerdas semata...
Seorang pria yang tidak hanya mampu mencintaiku tapi juga menghargaiku...aku dan keluarga kecilku...
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga mampu mendidikku...dan anak-anak kami...
Seorang pria yang mencintaiku bukan karena rupaku tetapi karena apa yang ada dihatiku...

Rabb ku Sang Maha Cintaku...
Aku berdoa untuk seorang pria yang kucintai karena Engkau...
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai kekuatannya...
Seorang pria yang membutuhkan doaku bagi hidupnya...
Seorang pria yang membutuhkan senyumku untuk sedihnya...
Seorang pria yang membutuhkan hadirku untuk membuat hidupnya lebih sempurna...
Seorang pria yang membutuhkan sifat rahimku untuk menjadi ibu bagi anak-anak kami...
Seorang pria yang akan menjadi imamku...

Rabb ku Sang Maha Cintaku...
demi AgungMU dan kesucianMU....
Izinkanlah aku menjadi wanita yang kuat...
agar selalu mampu jadi sandaran ketika ia mulai rapuh...
Izinkanlah aku menjadi wanita yang tegar...
agar selalu mampu membuatnya tetap tersenyum untuk dunia...
Izinkanlah aku menjadi wanita yang sabar...
agar selalu mampu mencintainya dengan segala lebih dan kurangnya...
Izinkanlah aku untuk tetap ceria...
agar selalu mampu hadirkan gelak tawa ketika ia merasa jenuh...

Rabb ku Sang Maha Cintaku...
Berikan aku kesehatan disisa usiaku...
agar aku selalu mampu melantunkan ayat-ayat suciMU untuknya disetiap pagi...
melayaninya dengan ikhlasku dan bahagiaku...
agar aku selalu mampu mengucap salam ditiap pagi dan malamnya...
agar aku selalu mampu menjaga dan mendidik malaikat-malaikat kecil kami...
agar aku selalu mampu melihat dan temaninya dalam lelahnya...

Rabb ku Sang Maha Cintaku...
IZinkanlah agar aku mampu merasakan ikhlas...
bukan dengan ambisiku...bukan pula dengan egoku...
tapi dengan ikhlasku untuk mencintainya...
satu bentuk cinta yang tak mengenal istilah menyakiti...
disakiti dan tersakiti karena mencinta...
Izinkanlah agar aku menjadi wanita pembawa berkah bagi hidup dan kehidupannya...
bagi umur serta rizkinya...

Rabb ku Sang Maha Cintaku...
dengan Doa dan Keyakinan, dengan Sabar dan Ikhlas...
serta dengan Ikhtiar dan tawakkal ku...
aku akan menunggu masa itu datang...
akan ku perbaiki diriku untuk pertemuan itu...
akan ku pantaskan pribadiku untuk pria itu...

Terimakasihku untukMU Rabb ku Sang Maha Cintaku...
Karena aku tahu inilah bukti bahwa Engkau begitu mencintai kami...
Bahwa Engkau selalu menjaga kami dari api-api neraka...
Bahwa Engkau selalu menjaga kami dari perbuatan yang sia-sia...
dan aku akan bersamaMU Rabb ku Sang Maha Cintaku...
menunggu masa itu datang...
masa dimana pada akhirnya pertemuan itu Engkau Ridhoi...
masa dimana dua insan ini memetik buah kerinduan atas nafas cintaMU...

Ya ALLAH...Ya Tuhanku...
Rabb ku Sang Maha Cintaku...
ALLAH Azza Wa Jalla...
Seolah Timur dan Barat Engkau pisahkan raga ini...
tapi aku yakin...dengan izin dan ridhomu tak akan ada yang Tak mungkin...
Bahagia itu akan tiba pada masanya...
karena hari ini kami menebar bibit-bibit keindahan dan kebahagiaan...
Rabb ku Sang Maha Cintaku...
ketika masa itu tiba....Izinkan kami berucap syukur...
Betapa besarnya Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung...
karena menganugerahkan seseorang yang mampu membuat hidup kami lebih sempurna...
Atas AgungMU dan Atas KesucianMU...
Sungguh aku hanya akan mencinta karenaMU...
Rabb ku Sang Maha Cintaku...

Untuk Sang Maha Cintaku

Rabb...
tersadar aku ternyata diri ini berlumur dosa...
tertegun aku ketika merasakan nikmatMU yang begitu nyata bagi pendosa ini...
terenyuh aku tatkala terngiang oleh merdunya suara ayah bunda...

terketuk hatiku...terbuka fikiranku...
tak ingin lagi aku lewati jalan ini Rabb...
jalan yang tanpa cahaya cintaMU...

Rabb...
ingatku akan kasarnya bahasa yang terucap pada ayah bunda...
ingatku pada kekurangajaran hingga meneteslah air mata kesedihan ayah bundaku...
ingatku akan masamnya paras serta keluh sesalku pada ayah dan bunda...
ingatku pada angkuhnya aku atas diri yang sesungguhnya tiada daya dan upayaku...
ingatku akan kerasnya hati dari menerima segala risalah tentangMU...
ingatku pada kelunya bibir dari menyebut asma MU...
ingatku akan bekunya hati dari mengingatMU dan melakukan semua karenaMU...
ingatku pada somboNgnya diri terlupa syukur atas nikmatMU...
ingatku akan dzalimnya akal dan perbuatan yang menuntunku pada kejahiliyahan...
ingatku pada kejamnya lakuku yang tak peduli pada sesamaku..saudaraku...
ingatku akan cacatnya ibadahku karena bodohnya aku...
ingatku pada lemahnya iman yang membuatku khilaf dan penuh dosa...
ingatku akan bodohnya diri yang tak sadar bahwa hidup ini hanyalah sementara...

Rabb...
Kini...Sungguh aku ingin kembali padaMU...
teringat aku akan api nerakamu yang menghembuskan nafas terpanas dan terdinginnya...
mungkin memang aku terlalu hina untuk surgaMU...
tapi bagaimana pula aku sanggup untuk nerakaMU...
bahkan Nafas nerakaMU yang begitu panas seolah mendidihkan darah di otakku saja aku tak sanggup...
bahkan Nafas nerakaMU yang begitu dingin seolah akan meremukkan tulang-tulangku pun aku juga tak sanggup...
Apalagi nerakaMU Rabb ku...Aku tak akan pernah sanggup...

Sungguh aku ingin kembali Rabb...
Sungguh akulah pendosa itu Rabb...
Sungguh akulah hambaMU yang lalai itu Rabb...
sungguh akulah anak yang durhaka itu Rabb...
Sungguh akulah wanita yang dzalim itu Rabb...
Sungguh akulah umat yang tak pandai bersyukur itu Rabb...
Sungguh akulah manusia hina itu Rabb...

Tapi Sungguh aku pulalah yang ingin kembali padaMU Rabb...
bersamaMU...selalu dalam RangkulanMU Rabb ku...Sang Maha Cintaku...
Tapi Sungguh aku pulalah yang merindukan perjumpaan denganMU Rabb...
berada disisiMU...bersama golongan hambaMU yang Engkau cintai...

Rabb...
Bukan hanya sekedar impian dalam hatiku yang penuh harap...
Bukan hanya dengan rangkaian kata yang tercipta oleh jemariku yang menari...
Bukan pula hanya dengan kalimat yang terucap dibibirku yang bersenandung....
Tapi akan kubuktikan padaMU Rabb ku...
bahwa diri ini bersungguh-sungguh meyakini dengan hati...
malafadzkan dengan ucapan...
dan mengamalkan dengan perbuatan...
bahwa aku akan selalu meniti jalan-jalan cintaMU....
jalan dimana terdapat cahaya-cahaya kasihMU...
dan akan aku biarkan diri ini tetap larut dan hanyut dalam mencintaiMU...
hanya untukMU Rabb ku...karena aku begitu mencintaiMU...
dan Demi Ayah Bundaku...
demi SUrga yang Engkau Janjikan bagi mereka karena doa anak yang sholeh...
demi surga yang Engkau janjikan pada Mereka atas kesabaran mereka dalam menjaga amanahmu...
deMi Surga yang Engkau Janjikan karena mereka berhasil mendidik putri kecilnya menjadi seorang muslimah...

Rabb ku...
Demi waktuMU yang masih Engkau sisakan untuk taubatku...
Izinkanlah aku kembali padaMU dengan utuh...
Demi kesempatan yang masih Engkau berikan untuk sujudku...
Ampunkanlah aku atas segala dosa yang telah aku perbuat...
Demi nafas yang masih Engkau titipkan untuk amalku....
Berkahilah rizkiku, amalku juga usiaku demi AgamaMU...
Demi denyut nadi yang masih Engkau izinkan untuk hijrahku...
Tuntunlah aku sehingga aku pantas merasakan surga dan melakukan perjumpaan denganMU...
dengan RasulMU...hamba-hamba terbaikMU...Serta Keluarga kecilku...
dalam SurgaMU Rabb ku...bersama diSisiMU...

Rabb ku...
Seiring dengan tibanya RamadhanMU....kumemohon...
Terimalah taubatku...terimalah taubatku...terimalah taubatku...
Izinkan ibadahku tanpa noda tersisa...
Sujudku untukMU...
Rinduku teruntukMU Rabb ku...Sang Maha Cintaku...
Wahai Dzat Yang Maha Pengasih Lagi Penyayang...
Wahai Dzat Yang Maha Mengampuni...
Wahai Dzat Yang segala Daya dan Upaya ada padaNYA...
ALLAH Azza Wa Jalla...

Ketika Allah hadirkan keajaiban NYA....

Ayah...
tahukah ayah bahwa putri ayah ini adalah wanita yang lemah..
Ayah...
tahukah ayah bahwa putri ayah ini tak setegar ayah...
Ayah....
tahukah ayah bahwa hati putrimu ini begitu tersentak...
Ayah...
tahukah ayah nyaris tak ada satu kata pun yang mampu terucap...


Iya ayah....ini benar...
putrimu memang lemah...
putrimu memang tak setegar ayah...
hati ini memang sangat tersentak...
dan benar...nyaris tak satu kata pun yang mampu terucap...
ketika ku dengar kabar itu dari mulut ayah...


Sebuah kecelakaan yang membuat ayah tak celaka....
berita kecelakaan yang membuat putrimu tersadar....
ternyata ALLAH begitu sayang padaku, pada ayah, dan pada kita...
iya ayah...
ALLAH tak hanya mendengar doa-doa kita...
tapi ALLAH membuktikan bahwa doa itu punya kekuatan...
tak ada yang tak mungkin atas semua kuasaNYA...


setelah terlempar ke tengah jalan....
hanya tinggal sejengkal lagi kendaraan itu akan menggilas perut ayah...
jika tak ada kasih Rabb...
aku tak yakin akan ada ulang tahun ke 56 di 7 januari 2011..
jika tak ada wujud cinta Rabb...
aku tak yakin bisa mencium tanganmu lagi setelah hari ini....
jika tak ada bukti sayang Rabb...
aku tak yakin bisa menyiapkan secangkir minuman hangat tuk ayah lagi...
jika Rabb tak beserta ayah...
sepertinya tak akan kudengar lagi lantunan ayat suci AL-Qur'an dari bibir ayah...
Jika Rabb tak beserta kita...
aku tak bisa bayangkan akan seperti apa pernikahanku kelak...


Ayah....
hari ini Rabb mengajarkan satu hal yang begitu berharga...
Rabb menyadarkanku betapa berharganya Ayah....
Rabb menyadarkanku betapa berharganya sebuah kebersamaan...
Rabb menyadarkanku bahwa doa-doaku selama ini tak pernah percuma...
Rabb menyadarkanku bahwa ayah dan bunda benar anugerah yang tak akan tergantikan dihidupku...


Tapi aku takut ayah....
karena ku tahu ini adalah peringatan dari Rabb...
Rabb mengingatkanku bahwa tak ada satu pun yang mampu menangguhkan perjanjian dengan NYA...
Rabb mengingatkanku untuk memperbanyak ibadahku....
Rabb mengingatkanku bahwa doa punya kekuatan luar biasa...
Rabb mengingatkanku agar aku tak lupa menghadirkan NYA dalam tiap ruang kehidupan kita...
Rabb mengingatkanku untuk terus berbakti selagi ayah dan bunda masih dapat merangkulku...
Rabb mengingatkanku agar tetap mencintai ayah dan bunda karena kecintaan pada Rabb....


Ayah....
tak sanggup ku ucap kata cinta pada ayah...
tak sanggup ku utarakan kebanggaanku pada sosok ayah...
tak sanggup ku lukiskan betapa hati ini begitu menyayangi ayah...


Ayah....
semoga cinta dan kasih Rabb akan selalu beserta ayah...beserta bunda...
semoga ALLAH selalu menjaga ayah dan bunda dalam tiap liku kehidupan yang ayah dan bunda lalui...
semoga kesabaran dan keikhlasan selalu jadi pelindung bagi hati ayah dan bundaku tercinta...
semoga ketawadhu'an dan ketaatan jadi kekuatan bagi ayah dan bunda...
kan ku buat kalian bangga pada putri kecilmu yang kini mulai dewasa...
kan ku buat kalian bangga suatu hari ini....
tak akan ku biarkan air mata kesedihan dan kekecewaan menaungi hari-hari ayah dan bunda yang begitu kucintai karena ALLAH...


Ayah....
semoga umur ayah semakin berkah....
begitu juga bunda....


*oleh putrimu yang begitu mencintai kalian karena ALLAH...